Mengenal Lisensi Microsoft

Postingan ini saya dapatkan ketika googling untuk mencari driver Canon Pixma iP1880 Linux. Tapi menurut saya pantas untuk dipublish agar kita tahu (termasuk saya) apa dan bagaimana regulasi yang diterapkan oleh Microsoft.

Informasi ini saya dapatkan dari blognya Penguin Ngoprek yang kayaknya sih punya warnet, lisensi yang dibicarakan khusus mengenai penggunaan untuk warnet. Ceritanya Penguin Ngoprek mengikuti training yg diselenggarakan oleh AWARI dan MICROSOFT, pada :

Hari tanggal : Jum’at, 22 Juni 2007
Waktu : Pukul 09.30 sampai selesai
Tempat : PT. Microsoft Indonesia
Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Tower 2, Lantai 18

Didapatkan kesimpulan lisensi yang direkomendasi untuk warnet ada 2 macam :

  1. License OEM (Original Equipment Manufacturing)
  2. License FPP (Full Package Product)

OEM (Original Equipment Manufacturing) :

  • Lisensi melekat pada hardware, sehingga jika hardware itu rusak, maka lisensi akan hangus. Jenis hardware disini adalah MOTHERBOARD.
  • Disaat kita melakukan aktivasi ada 12 hardware yang diteksi oleh Microsoft, hardware tersebut meliputi Harddisk,memory,VGA,LanCard,Modem, pokoknya ada 12 macam saya lupa lebih rincinya.
  • COA (Certificate of Authenticity) harus di tempelkan di CPU.
  • 1 (satu) lisensi berlaku untuk satu hardware

FPP (Full Package Product) :

  • Lisensi melekat pada pembeli atau pemilik yaitu diri kita sendiri
  • COA (Certificate of Authenticity) tidak usah di tempel di CPU, karena COA sudah tertempel di dalam BOX cd. Jadi untuk lisensi ini diharuskan menjaga bos-nya jangan sampai hilang.
  • Bila hardware rusak, lisensi ini masih bisa di pake di hardware yang lain.
  • 1 (satu) lisensi satu hardware
  • Harga lisensi ini sangat mahal 3 kali lipat harga lisensi OEM

Untuk warnet, agar di katakana LEGAL oleh Microsoft ada beberapa persyaratan yaitu :

  1. Dapat menunjukkan COA (Certificate of Authenticity) yg ditempel pada Casing/CPU atau ditempel ditempat yg “lebih rapih”, dimana COA tsb berisikan produk Key yg harus sama dengan Product Key yg diinstal di komputer tersebut.
  2. Dapat menunjukan media penginstalan atau CD Installer yang asli yg sesuai dengan COA.
  3. Dapat menunjukan Invoice pembelian dari distributor partner Microsoft yang sudah terdaftar.
  4. Memiliki MSRA (Microsoft Software Rental Agreement)

Dari informasi diatas, kira-kira mau pake lisensi OEM atau FPP ? Klo memang dirasa terlalu mahal, toh masih ada alternatif lain yang bisa bebas digunakan untuk semur hidup “tanpa syarat apapun” <bukan iklan yg di tipi itu lho..:)>. Dan klo dibutuhkan saya siap memberikan support untuk warnet di Surabaya dan sekitarnya.

1 Comment


  1. OEM Lisensi melekat pada hardware, sehingga jika hardware itu rusak, maka lisensi akan hangus. Jenis hardware disini adalah MOTHERBOARD. —> sory bos kayake ini sedikit ada salah tafsir 🙂 walau motherboard rusak OEM gak hangus kok, bisa ganti ama motherboard lain, cuma kita mesti registrasi ulang.

    — cp —
    Terima kasih untuk ralatnya, sejujurnya saya sendiri gak tau sama sekali soal lisensi Microsoft.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *