Membuat File Archive Format *.iso

Jika dalam hard disk terdapat sekian banyak data dan berserakan serta sudah jarang dipakai sudah saatnya dimasukkan dalam archive (baca: arsip). Ada beberapa cara umum yang sangat dikenal membuat file archive, bisa menggunakan tool tar, gzip atau mkisofs dengan bermacam variasinya tar.gz, bz, bz2, tar.bz2 dan iso. Kali ini Joko akan mencoba teknik yang terakhir dimana nantinya sekumpulan file sampah akan diarsip menjadi 1 file ber-ekstensi iso.

Terdapat direktori /home/joko, kebetulan karena akan ganti hard disk Joko berniat mem-backup home direktori-nya berserta data yang ada di dalamnya, saking banyaknya data dan gak mau pusing akhirnya Joko melakukan sedikit trik meng-arsip home direktorinya menjadi 1 file iso, seperti ini :

$ mkisofs -R –hide-rr -J /home/joko/ > joko.iso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *