Jilbab vs Mode

Tentunya kata-kata jilbab tidak asing lagi ditelinga kita, jilbab identik dengan seorang muslimah. Kian hari kian banyak orang memakai jilbab dengan berbagai macam motivasinya. Hari ini saya mencoba pencarian melalui wikipedia, dan mendapati bahwa salama ini saya dan kita (khususnya bangsa Indonesia) telah salah kaprah dalam mengartikan sebuah jilbab terlebih dalam penerapannya sehari-hari.

Selama ini saya (terutama) mengartikan jilbab adalah penutup kepala wanita muslim (kerudung), sedangkan kerudung adalah kain yang dipakai sebagai aksesoris (terlihat pada pakaian adat jawa). Jika memperhatikan apa yang ada di wikipedia jilbab dan kerudung adalah 2 hal yang berbeda baik dalam arti dan fungsinya.

Kata jilbab, di Indonesia merujuk pada jenis pakaian kerudung berupa penutup kepala dari helaian kain, atau sering juga disebut dengan. Pengertian ini sebenarnya salah kaprah dan hanya berlaku di Indonesia. Di negeri Islam lainnya, jilbab lebih merujuk pada pakaian terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para muslimah. Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan ajaran Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat atau dikenal dengan istilah hijab. Sementara kerudung sendiri di dalam Al Qur’an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31:

“Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya.”

Dari kutipan diatas jelaslah sudah apa yang dimaksud dengan jilbab, dan selanjutnya jilbab akan saya sebut kerudung. Dan yang tak kalah pentingnya adalah penggunaan kerudung itu sendiri, mungkin di beberapa tahun terakhir lagi trend istilah jilbab praktis yang dibawa oleh Ratih Sanggarwati seperti banyak kita lihat dikeseharian maupun di televisi, dimana penggunaan kerudung sudah menyimpang dari apa yang saya kutip diatas terlebih pada generasi muda masa kini.

Keputusan untuk berjilbab dan berkerudung memang merupakan keputusan yang amat sangat baik terlebih dari sisi agama, namun apakah dalam menjalankan keputusan ini sudah sesuai dengan apa yang disyariatkan ?

Menurut Muhammad Nashiruddin Al-Albany kriteria jilbab yang benar harus menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak , jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas.

Pendapat yang sama sebagaimana dituturkan Ikrimah, jilbab itu menutup bagian leher dan mengulur ke bawah menutupi tubuhnya, sementara bagian di atasnya ditutup dengan khim

2 Comments


  1. yang pasti bukan punya Zaskia.
    menururtku yang sesuai dengan syariat Islam no. 3 dan no. 5.
    ok

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *