Personal 20 Oct 2008 09:09 am

Cara Mendidik yang Tidak Mendidik

Posting ini terlambat 1 hari, sebab mestinya saya posting kemaren hari Minggu. Tapi gak masalah yang penting informasinya sampai.

Saya rada bingung dengan cara mendidik guru-guru sekolah dasar negeri jaman sekarang, dan saya semakin dibuat pusing juga dengan bantuan buku dari dana bos yang semakin gak karuan. Mungkin saya daftar dulu rangkaian kekacauan sistem pendidikan sekolah dasar negeri Indonesia :

  1. Pendaftaran murid baru dibuka jam 05.00 (pagi)
  2. Buku bantuan bos tidak sesuai dengan jumlah murid sehingga harus bergantian untuk memakainya
  3. Sebelum ujian (ulangan) semester, soal ujian diberikan terlebih dahulu untuk dibaca dan diisi dirumah oleh siswa.

Poin 1 dan 2 tidak akan saya bicarakan disini karena bikin saya tambah pusing. Poin no 3 yang saya cetak tebal benar-benar terjadi dan saya buktikan dengan hasil jepretan kamera digital saya.

Kasus no.3 terjadi di sekolah dasar negeri di wilayah Semampir Surabaya, pembocoran soal ujian oleh sekolah benar-benar telah menunjukkan kebobrokan sistem sekaligus kebodohan guru dan sekolah dalam menjalankan tugasnya dengan cara mendidik yang tidak mendidik.

Soal Ujian Bocor Soal Ujian Bocor

Soal Ujian Bocor Soal Ujian Bocor

Soal Ujian Bocor

Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang semakin maju, malah terjadi kemunduran dan kemerosotan mental dan kemampuan generasi muda yang diakibatkan oleh cara mendidik yang salah. Demi mengejar prestasi (peringkat) sekolah dengan “tanpa cacat” (baca: tidak ada siswa yg tidak lulus/tinggal kelas) sekolah menghalalkan segala cara, dan yang lebih mengenaskan soal-soal ini diberikan kepada siswa yang mengikuti les yang diadakan disekolah, sedangkan yang tidak mengikuti les tidak dapat.

Telah terjadi diskriminasi oleh guru dan sekolah dari les yang diadakan, les diadakan dengan tujuan menyimpang (baca: bisnis semata). Speechless.. saya tidak abis pikir, dimana otak para guru dan kepala sekolah, apa ini yang disebut pendidikan!!!! Klo dari pendidikan dasar saja seperti ini caranya, jangan nuntut yang aneh2 dong Bapak dan Ibu guru.

Anda yang memiliki anak dan akan masuk SD, pertimbang masak-masak sebelum masuk sekolah dasar negeri.

Trackback This Post | Subscribe to the comments through RSS Feed

Leave a Reply