Pembohongan Publik ala Operator GSM/CDMA
Sesuai dengan judulnya, kejahatan bisa muncul dimana saja dan kapan saja. Banyak motif yang melatarbelakangi timbulnya kejahatan, baik yang berdampak langsung maupun tidak langsung. Isu yang sedang marak saat ini adalah perang tarif operator telepon selular, mulai gratis nelpon, gratis sms, sampai beli telor dapat ayam tanpa syarat apapun, busyetteeetttttttttt.
Tapi apakah kita sebagai konsumen sadar akan kejahatan yang berbentuk pembohongan publik yang telah dilakukan oleh operator GSM/CDMA melalui ide gila para marketernya. Mungkin dampak dari hal ini tidak langsung terasa oleh konsumen karena sebagian besar konsumen gak sadar, enjoy menikmati promosi yg ditawarkan, nilai rupiah yg terlalu kecil atau bahkan I don’t care (macam saya).
Kembali ke persoalan judul, judul itu saya pergunakan karena memang dari beberapa konsumen yang melakukan percobaan sederhana dan eksplorasi secara mendalam mendapati bahwa sebenarnya para operator GSM/CDMA itu benar-benar telah melakukan kebohongan, pembodohan, penipuan dan kejahatan terselubung kepada konsumennya. Dan perlu diketahui bahwa sebenarnya tarif interkoneksi antar operator tetaplah sama, lantas bagaimana bisa mereka ngomong telpon gratis jam 20 sampe jam 8, silahkan tanyakan pada penipu-penipu itu.
Beberapa fakta menunjukkan bahwa:
- SMS Rp. 1 /karakter ESIA adalah bohong
- Operator GSM/CDAM terbukti melakukan penipuan tarif SMS
- Pasti ada syarat dan ketentuan dibalik tarif murah itu
- Yang murah pasti gak ada yang bagus, persis ungkapan “murah minta bagus”
- Apa bener2 murah
- Kartel SMS, Mafia Operator. Terbukti, Telkomsel dan Indosat ternyata dimiliki oleh satu orang.
- Salah satu korban perang tarif.
- Cerita korban yang lain.
Dan masih banyak lagi informasi lain yang bisa digalai, pesan cuman satu, “jangan mudah terbawa iklan di media masa, selalu teliti secara detil sebelum membeli”. Ga ada segala sesuatu yang bener-bener gratis/murah dengan kualitas bagus, sekolah aja yang katanya buku gratis bantuan BOS tapi jumlah terbatas (gak sesuai jumlah muridnya) aneh. Untuk informasi lain dan tarif para operator penipu itu bisa cek disini.





