Personal 31 Jul 2007 03:44 am

Migrasi Tahap 2

Bermula dari proses migrasi di salah satu perusahaan sepatu di Pandaan yang berkantor pusat di Surabaya. Ini adalah kali kedua setelah proses migrasi di kantor pusat, pada dasarnya proses instalasi berjalan dengan lancar tanpa ada kendala dengan hardware, distro diputuskan menggunakan Debian Etch Stable (awalnya sih coba-coba), mengingat kondisi hardware yang amat sangat minimal. Berikut beberapa spesifikasi yang di migrasikan :

tt { font-family: courier; } td { font-family: helvetica, sans-serif; } caption { font-family: helvetica, sans-serif; font-size: 14pt; text-align: left; }

Board Processor RAM VGA
ABIT P 233 Mhz 64 S3 Savage 4
ASUSTEK 45-B P 200 Mhz 64 S3 861394
VIA VT82C585 P MMX 200 Mhz 64 SIS 6205
TXPRO II P 166 Mhz 64 SIS 5598
GIGABYTE P 350 Mhz 64 INTEL 810
INTEL P 100 Mhz 64 SPCI

Yang membuat saya dan tim kaget sekaligus salut adalah dengan spek seperti diatas, distro Debian Etch dengan XFCE4 mampu berjalan normal dan tanpa ada kendala pengenalan hardware, yang justru membuat heran adalah distro DSL 3.4, SLAX PopCorn 5.8 yang meng-klaim distro paling kecil dan ringan, nyata-nyata macet dan jauh lebih susah instalasinya dibandingkan Debian.

Aplikasi dan sistem yang digunakan standar untuk office saja, Abiword, Gnumeric, Cupsys dan Samba. Kok gak OpenOffice saja ?. Semua pada tahulah seberapa beratnya OpenOffice.

Masalah baru timbul ketika dihadapkan dengan printer Canon Pixma iP1200 dan iP1880 yang terpasang di mesin Win98. Lho kok masih ada Windows ? ya sebab migrasi dilakukan bertahap mengingat ada aplikasi berbasis Delphi dan SQL Server 7 yang harus di tulis ulang menggunakan PHP. Tapi untunglah google cukup membantu masalah ini. Bersambung….

Solusi 10 Jul 2007 11:55 am

Migrasi Tahap 1

Proses migrasi yang cukup melelahkan tapi menyenagkan, kami dari SLC telah berhasil memigrasikan sekitar 30 pc sebuah perusahaan sepatu di Surabaya ke sistem operasi Linux Ubuntu 7.04. Cukup banyak kendala namun menjadikan tantangan bagi kami, sampai postingan ini ditulis kami masih belum berhasil meng-install Linux pada hardware P2, dari berbagai jenis distro kecil (DSL, SLAX PopCorn, Vector, etc) yang dicoba semuanya nihil.

Namun secara umum kebutuhan operasional kantor berjalan dengan mulus, mulai menjalankan aplikasi under DOS, printing via dosemu, download data via pc anywhere under dos menggunakan koneksi dial up telkomnet@instan.

Ada kejadian lucu ketika saya melihat seorang karyawan menekan tombol ENTER berulang-ulang, dan saya tanya “Kenapa Bu ?”. “Klo ngopi tekan tombol ini kan ?, terus tak tekan enter kok gak ngopi ?”. “Bu, ENTER hanya bisa digunakan untuk paste klo pake Excel, disini tidak bisa” :)

Sedikit catatan kecil, barangkali bisa menjadi rujukan untuk proses migrasi :

  1. List hardware yang ada, mulai dari spek pc, merek printer, scanner serta hardware lainnya
  2. Catat kebutuhan user. Bagaimana cara bekerja dan menggunakan aplikasi apa saja
  3. Persiapkan repositori jika menggunakan Ubuntu atau Debian
  4. Cari tools yang memudahkan manajemen system seperti smb4k

Berikut hardware yang dapat berjalan mulus dan tidak :

  • HP LaserJet 1020 [ok]
  • Canon Pixma IP1000 [ok]
  • Epson LX-300+ [ok]
  • Epson LQ-2170 [ok]
  • Epson LQ-1050 [ok]
  • Modem Prolink [ok]
  • Modem D-Link [ok]
  • Scanner Canon CanoScan FB 630P [???]

Itu sedikit pengalaman kami, tunggu tahap berikutnya …